Sabtu, 16 Januari 2016

Curhatan Anak Pemulung

INILAH DIRIKU, INILAH HIDUPKU



Hufftt.. Sebenarnya autor frustasi mau cerita ke siapa. Medsos gak mungkin, apa lagi teman, tambah gak mungkin. tapi apa dayaku, pikiranku udah seperti mau meledak. Mau nangis.. IYA. saking sesaknya, airmata bahkan enggan menetes, padahal dada udah sesek banget. Bingung, emang bingung. Namun bagaimana lagi, aku hanya mengikuti arus takdirku.

Pernah nggak kalian merasa bisa diandalkan, bisa diberi ribuan harapan yang akan kalian tanggung. Sedangkan kalian merasa dengan sadar, kalian benar - benar mengerti jika kalian tidak bisa mewujudkan semua harapan, beban itu semua. Di satu sisi kalian nggak mau ngecewa'in orang, di satu sisi lag kalian akan merasa tersiksa jika ngewujidin harapan - harapan lain. Kesannya seakan akan kalian memperjuangkan perjuangan orang lain. Kalian yang sakit, namun orang lain yang mendapatkan hasilnya. Sama aja kalian yang nanem, kalian yang ngerawat sampe berbuah, namun orang lainlah yang memakan buah itu. Pernah ngerasaain hal semacam itu nggak??

Jujur yah.. entah berapa kali aku merasa seperti itu. Pertama, saudaraku pernah bercerita padaku jika aku harus mampu membahafiakn dan meninggikan derajat keluargaku. Dia bercerita kakakku mungkin bisa terbilang gagal, dan adek.ku sepertinya agak susah untuk ngewujudin itu, jadi saudarkau bilang hanya akulah satu  satunya anak yang mampu dipercaya melakukannya. Kalian tau readers?? Cukup susah untuk sampai ke tahap itu. Alhamdulillah, berakar perjuanganku di SMA, aku bisa kuliah beasiswa tanpa mengeluarkan biaya apapaun. Semuanya serba grtis bahkan aku dapat uang bulanan dari pemerintah. Kalian tau perjuanganku mendapat beasiswa itu? aku bahkan harus mengikuti berbagai lomba yang aku merasa tidak bisa. Salah satu permasalahan kedua juga muncul gara - gara aku ikut lomba ini. Ibuku yang sepertinya agak ember mulutnya bercerita ke saudaraku bahkan ke beberapa tetangga jika aku begini begitu. Kalian tau reader apa yang ada dipikiran mereka? bahwa aku anak yang wow, pinter, bisa diandalkan. TAPI KENYATAANNYA aku tidak seperti itu. dari sekian banyak lomba yang sering aku ikuti, aku bahkan tak masuk semi final, hanya 1 , itupun karena aku berkelompok dengan temanku mengerjakannya. DAN AKU MENGANGGAP ITU TAK LEBIH DARI FAKTOR KEBERUNTUNGAN. Akhirnya aku bisa ke surabaya mewakili SMAku. Dan kau tau readers? Sifat ibuku mulai menggila. Pikiranku tambah kacau. Bagaimana jadinya jika mereka semua tau aku hanya anak biasa.. AKU BUKAN SIAPA - SIAPA. mau taruh dimana mukaku?? Tak hanya itu, berbagai persoalan yang sama juga pernah terjadi.

Yang lainnya alias yang ketiga adalah pernah kakak kosan meminta bantuanku untuk merubah jadwal kuliah. Hal ini karena dia menentang perintah kaprodi jika tidak boleh ambil mata kuliah sp lebih dari satu. ternyata dia ambil 2 mata kuliah, fisdas dan mekanika. Kalian tau, ternyata jadwal Kimia Dasar sama mekanika bebarengan, Sedangkan para dosennya berasal dari program studi yang sama. Jika kakak kosanku mengelak, dia akan dimarahi oleh salah satu dosen. ALHASIL DIA MEMINTA BANTUANKU UNTUK MERUBAH JADWAL KARENA AKU BERASAL DARI PRODI YANG BERBEDA. Dia berkata jika semua anak fisika akan sangat bersyukur jika aku dapat merubah jadwal kimia. Aku sebenarnya dalam hati sangat menolaknya. Dalam hal ini aku harus beradu alasan dengan dosen yang pinter banget bicara. Namun di satu sisi aku juga kasian sama kk kosanku itu karena udah baik banget ke aku. masak aku nggak mau nolong, kan nggak mungkin. jadi dengan terpaksa aku menyetuji permintaannya. Kalian tau readers, semalaman aku nggak tidur mikirin alasan yang tepat biar aku bisa merubha jadwal kuliah kimia itu. Aku berusaha mencari alasan jika pada waktu itu prodiku juga ada kuliah yang lain. Namun sayang, tak ada yang sama. Hanya satu rabu jam 7 pagi. Tapi apalah daya, kk kosanku tak bisa kuliah di semua jadwal kimia yaitu jam 7. karena jadwalnya dari senin - jumat jam 7 pagi. Malam itu aku bingung banget. stress banget mikirin alasan. aku sebenernya sempat mikir. INI MASALAH ORANG LAIN, KENAPA AKU YANG BINGUNG??? Samapi hari besoknya tiba, rasanya aku tak ingin bertemu kk kosku itu, aku bahkan enggan untuk kuliah. aku hanya memasrahkan masalah ini ke Allah SWT. aku bener - bener butuh Mukzizat-Nya untuki melancarkan kuliah hari ini. Tapi Alhamdulillah, ternyata Pak Ghani bilang " Saya tidak peduli kalian masuk apa enggak. Yang penting waktu ujian kalian bisa!" . Alhamdulillah.. aku langsung tarik nafas lega saat itu. legaa...legaaaaa bangeeettt. Apalagi ternyata sekarang kelas kimia berdasarkan prodi yang sama. AKu tambah bersyukur karena itu.

Dan ini lagi. Ini masalah baru sekarang. Entah ini ujian, atau kesempatan untuk berkembang, AKU DIPILIH JADI KETUA PANITIA DIES NATALIS PRODIKU. Siapa yang nggak Shock coba. Memang benar aku dulu anak acara, tapi nggk gini juga kan? aku anak pendiem, yang nggak bisa tegas, yang lebih suka proyek pribadi, sekarang harus ngurusin acara ultah prodiku yang cukup besar. Seakan - akan aku tertimpa duren sekulit-kulitnya. Sakit banget. Bingung mau diapai ni acara. Apalagi pelaksanaan masih bulan Juni. HARUSKAH AKU MENANGUNG BEBAN PIKIRAN INI SELAMA 5 BULAN ??? NGGAK MUNGKIN KANN?? Namun apa dayaku, semua memilihku. bahkan kk angkatan memilihku. SEMUA PERCAYA PADAKU? TAPI BAGAIMANA JIKA AKU MENGECEWAKAN MEREKA???  Jujur saja, meskipun kami udah kumpul beberapa kali, niatku untuk menjadi ketupat masi 50%. aku masih tak tau harus gimana, aku masih bingung jadi ketupat itu harus ngapain?? aku bahkan masih belum faham ini acara mau diapain?? belum lagi ada masalah kepanitiaan. YA ALLAH.. T.T :'(



HANYA SATU YANG KUINGIN. AKU TIDAK MAU MENGECEWAKAN ORANG LAIN. AKU HANYA INGIN HIDUP BERDASARKAN APA YANG AKU MAU. APA YANG AKU BISA. 


AKU HANYA INGIN BAHAGIA :'( 



P.S. JIKA ADA YANG MEMBACA INI DAN DIA MENGENALKU, AKU HARAP KALIAN BISA MENGERTI.
luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com

0 komentar:

Posting Komentar